hubungan antar muka
Bila
beberapa bentuk saling berhubungan, terjadi ikatan antara bentuk tersebut. Keadaan
permukaan dari bentuk molekul selalu berbeda.hubungan ini disebut hubungan
antar muka.
Sifat
hubungan antar muka ini banyak manfaatnya. Sebagai contoh hubungan antar muka:
bentuk cair dengan gas, cairan dengan padatan, padatan dengan padatan, padatan
dengan gas. Hubungan ini sangat dipengaruhi oleh suhu dan tekanan antar muka.
Hubungan
antar muka ini banyak kepentinganya terutama dalam pembuatan obat dan
pengobatan
Sebagai
contoh sifat granule, pembuatan tablet lapis, pembuatan emulsi dan suspensi, serta
pengobatan diare, dan penyerapan macet.
Tegangan
permukaan
Permukaan
dan tegangan permukaan
Dalam
keadaan cair zat tersusun sebagai molekul yang mempunya daya tarik menarik yang
sama.karena pada permukaan, cairan berhubungan dengan udara atau bagian samping
berhubungan dengan permukaan wadah, terjadi hubungan dengan molekul berbeda
serta tegangan permukaan berbeda, kemungkinan terjadi tarik menarik atau saling
tolak menolak. Daya tarik ini disebut adhesi sedangkan pada molekul cairan
disebut kohesi.
Masing-masing
cairan mempunyai kekuatan yang disebut dengantegangan permukaan.tegangan
permukaan ini merupakan kekuatan yang ingin mempersatukan masing-masing molekul
untuk menyatu membentuk volume yang sekecil kecilnya, maka dari itu tetesan
cairan yang menetes selalu berbentuk bulat karena volume yang terkecil ada
bulatan.
Karena
masing-masing cairan mempunyai tegangan permukaan yang berbeda, maka cairan
satu dengan yang lain dapat bercampur atau tidak mau bercampur tergantung pada
perbedaan tegangan permukaan masing-masing zat. Keadaan ini menyebabkan cairan
dapat membasahi atau tidak membasahi permukaan. Tegangan permukaan merupakan
kekuatan per luas permukaan.
Mengukur
tegangan permukaan
Untuk
mengetahui adanya tegangan permukaan dan besarnyategangan permukaan dengan
cara:
1.
Metoda kenaikan kapiler
Digunakan
tabung kapiler yang dimasukkan kedalam cairan.maka cairan di dalam kapiler
kemungkinan permukaanya lebih tinggi atau lebih rendah tergantung cairannya.
Air lebih tinggi dari permukaan cairan di wadah dan bentuk permukaan cekung ini
karena air membasahi gelas. Air raksa permukaannya lebih rendah di dalam tabung
daripada didalam wadah, karena air raksa tidak membasahi gelas
2.
Metode cincin du nay
Cincin du
nay merupakan timbangan dengan dilengkapi cincin dari logam platina atau
kadang-kadang diganti dengan gelas kaca yang tebal agar permukaan luas. Jika
dimasukkan cincin tersebut pelan-pelan pada permukaan cairan, neraca tidak
setimbang lagi seolah-olah cincin atau kaca didorong oleh permukaan cairan,
agar seimbang kembali perlu penambahan anak timbangan, tergantung kepada jenis
cairan.
Koefisien
penyebaran
Bila minyak
kita tuangkan dalam air maka minyak akan menyebar di permukaan air membentuk
bulatan-bulatan seperti lapisan film.
Adanya daya
kohesi dan adhesi atas permukaan menyebabkan terjadinya sedut kontak yang
besarnya berbeda. Ini terlihat apabila cairan diteteskan pada suatu permukaan.
Bila cairan
membasahi, maka sudut kontak kecil namun bila cairan berwujud tetesan, maka
sudut kontak besar.
Besarnya
sudut kontak tergantung kepada besarnya tegangan permukaan natara cairan dan
permukaan dimana cairan diteteskan.
Surfaktan
Air tidak
bercampur dengan minyak. Bila bulu ituk tidak terbasahi didalam air karena
bulunya dilapisi minyak. Bila disabun maka akan basah hal ini karena minyak
mempunyai tegangan permukaan yang berbeda dengan air. Dengan adanya sabun maka
perbedaan tegangan permukaan dapat diturunkan sehinga air dapat bercampur
dengan minyak. Maka sabun disebut sebagai zat yang dapat menurunkan tegangan
perumkaan (surface active agent). Hal ini disebabkan sabun mempunyai gugus yang
suka air yang suka minyak xat ini disebut ampifilik.
HLB :
hydropil lypofil balance. Sifat suka air dan suka minyak disebut surfaktan.
Karena mempenyai keseimbangan gugus suka air dan minyak yang disebut HLB
Penggunaan
surfaktan : membuat emulsi,suspensi, spon mencuci, sebagai anti busa serta
peningkatan kelarutan.
Adsorbsi
pada permukaan padat
Adsorbsi
pada permukaan padat terjadi terhadap cairan,gas maupun padat dengan padat
1.
Adsorpsi gas dan padat : prinsip yang digunakan proses penghilangan bau
ruangan, pengukuran ukuran permukaan partikel
2.
Adsorpsi cairan-padat : prinsip yang digunakan pada proses menghilangkan
warna cairan, kromatografi, mencuci, pembasah padat
3.
Adsorpsi gas-padat : adsorpsi ini tergantung pada zat padat sebagai
pengadsorpsi, yaitu luas permukaan, tekanan gas dan suhu. Arang aktif yaitu
arang yang dipanaskan, mempunyai adsorpsi yang kuat. Maka digunakan untuk menyerap
mikoorganisme pada penyebab diase atau menghilangkan cairan menjernihkan air
minum. Kaolin digunakan pada prinsip pengobatan sakit perut untuk menyerap
bakteri (mikoorganisme penyebab sakit). Didalam kombinasi obat perlu hati-hati.
Beberapa alkoloida atau obat-obat yang takarannya kecil tidak boleh dicampur
dengan carbo adsorben karena fungsi obat akan hilang akibat carbo adsorben.
4.
Adsorpsi cairan-zat padat : adsorpsi ini perlu diperhatikan terutama
zat-zat yang bersifar higroskopis yang akan mencerap uap air akibatnya
obat-obat menjadi basah. Penggunaan surfaktan sebagai pembasah,sebagai pembasah
surfaktan digunakan untuk memudahkan pembuatan suspensi terhadap zat-zat yang
sulit dibasahi. Tablet yang perlu ditambah surfaktan : saponin,sapamin,sodium
lauril sulfat. Penggunaan surfaktan sebagai anti busa, busa adalah gas yang
terperangkap didalam tabungyang elastis.penambahan surfaktan sebagai aiti busa
yang dapat memecah gelembung gas. Prinsip ini digunakan untuk menghilangkan
busa pada wkt mncuci (molto anti busa). Pada pengobatan digunakan flatulen
(mis,simeticon pd obat antasida)
5.
Adsorpsi padat-padat : keadaan adsorbsi antar permukaan terjadi proses
caking pada suspensi. Adsorpsi tergantung pada luas permukaan. Antar permukaan
terjadi energi bebas pada permukaan. Antar partikel saling tarik menarik. Daya
tarik menarik ini dipengaruhi oleh luas permukaan partikel. Semakin kecil
partikel semakin luas permukaanya. Daya tarik menarik antara permukaan ini
menyebabkan partikel mengalir membentuk partikel lebih besar,terjadi
peningkatan bobot jenis, maka kestabilan suspensi akan terjaga. Pengaruh
hubungan antar muka terhadap sifat aliran adalah semakinkecil pertikel maka
daya tarik menarik antara permukaan semakin besar. Karena daya tarik menarik
semakin besar, maka sifat aliran semakin menurun. Ini penting pada pembuatan
tablet dan pengisisan kapsul, maka sebelumnya dibuat bentuk granul untuk
meningkatkan BJ dan ukuran partikel agar pengisian kapsul dan bobot tablet
seragam.
polarisasi
cahaya akibat zat padat
Menurut
teori, cahaya matahari terdiri dari kumpulan cahaya. Oleh karena itu cahaya
matahari atau lampu disebut cahaya polikromatis.
Oleh
pengaruh kristal bentuk tertentu misalnya butir-butir air yang ada di awan,
jika terkena cahaya matahari maka cahaya tersebut teruraikan menjadi susunan
warna pelangi yang sangat indah dari mulai merah hingga ungu. Namun masih ada
cahaya yang tidak nampak yaitu infra merah dan ultra ungu (ultra violet). Kedua
cahaya tersebut tak nampak tetapi dapat dibuktikan keberadaannya misalnya
dengan adanya efek panas atau berflouresensi pada saan di jatuhkan (dimasukkan)
ke zat-zat tertentu. Hal ini digunakan untuk adanya kandungan zat tertentu dari
tumbuh-tumbuhan (terutama jenis alkoloida).
Masing-masing
cahaya pelangi baik merah atau kuning dll tidak dapat diuraikan kembali menjadi
warna-warna lain, maka cahaya tersebut disebut cahaya monokromatis.Contohnya
lampu dari logam natrium yang warnanya kuning.
Cahaya
terpolarisasi
Secara
teoritis cahaya terdiri dari getaran getaran. Getaran ini mempunyai arah yang
tegak lurus terhadap arah cahaya. Ini terjadi baik pada cahaya monokromatis
maupun polikromatis. Dengan suatu kristal bentuk tertentu maka cahaya mempunyai
getaran ke segala arah dapat disearahkan, maka cahaya tersebut disebut cahaya
terpolarisasi dan hanya mempunyai satu arah getaran.
Perhitungan
interpolasi
Interpolarisasi
(inter=antara, polasi=kutub/ujung) merupakan hitungan angka yang ditengah atau
angka yang terletak antara dua angka berdasarkan angka yang ada diujung.
Perhitungan
ini digunakan untuk:
·
Menghitung BJ
·
Kadar etanol dalam %b/b dan %v/v
·
Untuk standarisasi termometer